Wali Kota Medan Bobby Nasution Maafkan Pengancam, Tekankan Tindak Kekerasan Terjadi pada Petugas e-Parking

Wali Kota Medan Bobby Nasution Maafkan Pengancam, Tekankan Tindak Kekerasan Terjadi pada Petugas e-Parking

Sunforthotel.com – Lelaki berambut gondrong yang tidak sudi membayar e-Parking di Medan, ibu kota Provinsi Sumatera Utara dan melakukan pengancaman serta tindak kekerasan kepada petugas e-Parking telah dibekuk Polisi. Sebelumnya, ancaman yang ia layangkan: akan mematahkan leher Wali Kota Medan, Bobby Nasution, menjadi video viral.

Dikutip dari kantor berita Antara, dalam video yang beredar Minggu (24/4/2022), tampak petugas e-Parking mendatangi lelaki berambut gondrong mengenakan kacamata itu, yang duduk di jok mobil depan. Ia diminta melunasi biaya parkir menggunakan aplikasi e-Tol.

Read More

Lelaki yang diminta terlihat marah-marah dan menolak membayar biaya parkir dengan sistem e-Parkir sembari mengeluarkan kata-kata kasar kepada petugas parkir.

e-Parking Medan, tampak Wali Kota Medan Bobby Nasution mendampingi petugas e-Parking saat launching fitur parkir elektronik di Medan Kota (Antara)

Berita selanjutnya, personel Polsek Medan Kota menangkap tersangka pada Senin (25/4/2022), berdasar laporanĀ  korban bernama Anugerah Ihsan, petugas e-Parking. Pelaku bernama Rizkan Putra, berada di Jalan Tol Langkat,hendak pulang ke kampungnya.

Baca Juga:
Agar Mudik Pakai Mobil Pribadi Terasa Peace of Mind, Asuransi Astra Bagikan Gratis Garda Me Micro via ASL 2022

Di Markas Polrestabes Medan, hari itu juga, Senin, Rizkan Putra, warga Takengon, Aceh Tengah berusia 27 tahun meminta maaf kepada semua pihak yang diancamnya, seperti sudah beredar luas di media sosial.

“Saya mohon maaf sebesarnya kepada Pak Bobby. Saya tidak tahu, saya pikir Pak Bobby itu bos tukang parkir. Kepada tukang parkir juga saya minta maaf. Saya memang tidak tahu. Saya mohon dimaafkan,” kata lelaki pelaku penganiayaan ini.

Wali Kota Medan Bobby Nasution memaafkan lelaki yang melayangkan ancaman akan mematahkan lehernya itu lewat makian kepada petugas e-Parking Anugerah Ihsan. Rizkan Putra tidak mau membayar parkir elektronik di Jalan Rahmadsyah, Medan Kota.

“Sebelum minta maaf pun, ya saya sudah maafkan. Cuma yang disayangkan aksi kurang terpuji kepada petugas parkir kami yang sedang bertugas,” jelas Bobby Nasution di Medan, Sumatera Utara, Selasa (26/4/2022).

Ia tekankan, bukan masalah mematahkan leher sebagai ancaman, namun tindak kekerasan kepada petugas parkir yang menjadi korban.

Baca Juga:
Sambangi Markas Tesla, Menko Luhut Binsar Pandjaitan Bahas Mobil Listrik Bersama Elon Musk

“Tangannya ditarik, dijepit di jendela mobil dan mobilnya dijalankan. Itu poin pentingnya. Karena sudah kejadian, sudah ada korban dan sudah ada yang terluka,” tandas Bobby Nasution.

Wali Kota Medan juga menyatakan hal demikian bisa saja terjadi di lapangan, bisa dialami oleh petugas parkir lainnya di 65 titik penerapan e-Parking di Kota Medan.

Moral of the story berdasarkan penuturan Pak Wali Kota: tindak kekerasan kepada kepada petugas yang menjadi korban adalah aksi kurang terpuji.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS



#Wali #Kota #Medan #Bobby #Nasution #Maafkan #Pengancam #Tekankan #Tindak #Kekerasan #Terjadi #pada #Petugas #eParking

Sumber : www.suara.com

Related posts